mp3 gayo

Jumat, 16 Desember 2011

hati-hati

Ternyata banyak sekali situs yang membenci Islam, dan terus menerus menyebarkan fitnah tentang Islam dengan memakai dalil-dalil dari Al-Qur'anul Kariimm dengan makna yang telah diselewengkan.

Tetapi sungguh disayangkan, selalu saja kelompok, oknum yang menyebarkan kebencian dan fitnah terhadap kaum Islam itu pasti "Lempar batu, sembunyi tangan" seperti kancil, dan jelas sangat pengecut. Mereka takut diketahui identitasnya, juga tidak menyediakan kotak Comment atau shoutbox, kalaupun ada, mereka sudah pasti menyeting agar yang muncul hanya Comment2x yang sudah mereka saring terlebih dahulu, jadi yang tidak mereka suka ya jelas tidak mereka tampilkan, Hmm...benar-benar pengecut!

Apalagi mereka juga menulis postingan yang konyol, yang di dalamnya tertdapat kalimat seperti ini,

"Kami sangat mengharapkan partisipasi anda untuk menyebarluaskan berita kebenaran ini. Silahkan anda mengcopy seluruh artikel yang ada dalam blog ini, dan kemudian bagikanlah kepada relasi2 anda. Namun kami peringatkan berhati2 lah dalam menyebarkan berita ini, karena kita semua tau, banyak tangan2 kegelapan yang berusaha memadamkan sinar terang ini. Anda dapat membuat blog, atau mengirim email yang berkaitan dengan kebohongan islam ini. Kami sarankan anda menggunakan TOR, sebuah program yang kami pakai untuk menghilangkan jejak diinternet, sehingga identitas asli anda (IP addres anda) tetap terlindungi. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan klik link berikut; GLOBAL VOICE ONLINE."

Menurut saya, jika memang sinar atau nur yang mereka ajarkan terang, tentu tidak takut menunjukkan identitas asli, bukan malah menjadi kancil, menjadi pengecut seperti itu. Nur atau sinar yang diajarkan oleh seorang pengecut sudah pasti sinar dari syetan, dari dunia kegelapan, hehehe... Yang jelas siapapun yang menjadi "murid" mereka, dan mau mendengarkan apa yang diajarkan oleh pengecut, ya mereka juga sama pengecutnya...

Wahai pendiri situs http://mantanmuslim.blogspot.com dan http://islamexpose.blogspot.com dan semua situs-situs penyebar fitnah dan kebencian terhadap Islam, kalau memang kalian benar, tunjukkan dirimu, jangan jadi pengecut!!! Mari berdebat, akan kami tunjukkan kebenaran...

Sudah pasti hal seperti ini pasti hanya niatan untuk mengacaukan ketentraman Umat Muslim, saya berharap kepada antum semua supaya jangan terpengaruh, mereka sama sekali tidak mempunyai Ilmu untuk membahas makna dari Al-Qur'an.

Untuk itu, demi agama kita, Islam Rahmatan Lil 'Alamin, saya menganjurkan agar antum semua melaporkan situs tersebut kepada blogger.com agar situs itu ditutup. Ada caranya untuk melaporkan situs musuh-musuh Islam tersebut. Terimakasih Abah Adilah yang telah membagikan ilmunya untuk menutup situs yang menyebarkan kebencian terhadap Islam tersebut...

Begini caranya :
    1) Buka http://help.blogger.com/?page=troubleshooter.cs&problem=&contact_type=main_tos&Submit=Submit 2) Pilih opsi “Hate or violence” 3) Klik “Continue” 4) Masukkan alamat http://mantanmuslim.blogspot.com atau http://islamexpose.blogspot.com 5) Klik “Submit” 6) Dan yang terakhir, jangan lupa sebarkan cara ini kepada saudara, teman, guru, keluarga anda dan tampilkan di dalam blog anda...

keuntungan merokok

Gak adil rasanya kalau kita selalu menjudge negatif sepuntung rokok padahal kita sendiri belum pernah merasakan dan menjadi penikmat rokok ibarat kata pepatah ‘dont judge a book by its cover‘.
Nah dari beberapa survey yang kita dapat ternyata banyak fakta menarik yang kita simpulkan sebagai manfaat sebuah rokok, berikut hasilnya;
1. Mendukung program pemerintah dalam menekan (mengurangi) jumlah penduduk. Berikut data-data yg dilansir WHO:
- Setiap Menit, 60 Orang Mati Karena Rokok
- 100 juta kematian tercatat akibat tembakau pada abad ke 20 lalu. Jika tren ini terus berlanjut, akan ada kenaikan hingga satu miliar kematian pada abad ini
- di Indonesia terjadi 1.174 kematian perhari akibat asap rokok.
2. Bisa menjadi batu loncatan untuk karir yangg lebih tinggi. (dari perokok berpotensi jd alkoholic, narkoba, dsb). Peneliti kesehatan dari Universitas Indonesia, Rita Damayanti berujar rokok adalah pintu gerbang menuju perilaku yang lebih berisiko. “Rokok adalah batu loncatan (stepping stone) untuk mengambil risiko yang lebih besar,” tuturnya. Menurut data penelitian Rita, orang yang pernah merokok akan berisiko 13 kali menenggak alkohol, 7,03 kali berhubungan seks pranikah, dan 1,3 kali kecanduan narkoba.
3. Mempercepat proses kerja birokrasi pemerintah. Sudah sangat lazim kalo birokrasi di Indonesia terkenal ruwet dan lama.. idiom yg dianut aparat birokrasi adalah: Kalau bisa diperlambat, kenapa harus dipercepat…
Tapi semua itu akan berubah drastis ketika ada yg namanya: “uang rokok”. Segala urusan birokrasi seperti bikin KTP, SIM atau ngurus surat/administrasi di Kantor2 dinas, atau malah ketika ditilang, prosesnya akan cepat dan mudah bila ada “uang rokok”.
4. Mengurangi (jumlah) orang miskin. Lebih dar 50% perokok berasal dari kalangan menengah ke bawah. Dan rata-rata orang miskin membelanjakan lebih dari 25% penghasilannya utk konsumsi rokok. Jika makin banyak orang miskin yang merokok, maka jumlah orang miskin makin berkurang.
5. Bisa membentuk PARTAI PEROKOK INDONESIA dan memenangkan PEMILU. “Sekitar 31,4 persen atau 72,8 juta jiwa penduduk Indonesia adalah perokok,” ungkap Tjandra Yoga Aditama, dokter ahli paru-paru dari Rumah Sakit Persahabatan. Bila perokok indonesia bikin partai akan bisa memenangkan pemilu, karena sekitar 31% penduduk indonesia adalah perokok. Minimal dapat kursi di DPR
6. Berbuat amal kebaikan; kalau ada orang yang mau pinjam korek api selagi main game paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
7. Baik untuk basa-basi / keakraban; Kalau ketemu orang misalnya di Tempat kita main game kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya nawarin uang kan boros.
8. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
9. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.
10. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan, pembuat asbak, pabrik kemasan dan perusahaan obat batuk.
11. Bisa menambah suasana pedesaan/nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya, sehingga seolah-olah berkabut.
12.Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa menyebabkan IMPOTEN
13. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah; batuk-batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang lulus).
14. Menambah kenikmatan: sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok !
15. Anti maling, suara perokok batuk berat di malam hari mujarab untuk mengusir penjahat.
17. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yang terikat di kursi.
18. Film jagoan pasti lebih cool bila sambil ngerokok.
19. Membuat awet muda, karena konon orang yang merokok berat belum sampai tua udah mati duluan kena kanker paru-paru. Fakta lain …sekitar 30% orang meninggal di dunia adalah perokok. 70%-nya bukan perokok..!!
20. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan ucapan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan.

Arti Beduk

Dum! Dum! Dum! Dummmm…

Apabila beduk diTABUH, pasti ada satu berita yang penting. Ia adalah medium pemberitahuan tentang kebaikan, keburukan atau tanda bahaya. Sejak dulu, masyarakat INDONESIA mengetuk beduk untuk memberitahukan bahwa waktu sholat telah masuk, ada berita kematian atau musuh yang telah menyerang kampung. Tegasnya, apabila beduk diketuk pasti ada pengumuman penting dan segera untuk dimaklumi dan diambil tindakan. Ia adalah suatu yang penting untuk difahami dan perlu segera diamalkan. Umat Islam yang sedang alpa ini, perlu dikejutkan agar tidak terus dibius dan disembelih oleh musuh-musuhnya. Penjajahan bentuk baru – neokolonialisme, telah menyerang saraf-saraf pemikiran umat Islam sehingga menyebabkan rasa cinta terhadap Islam dalam diri menjadi tumpul dan hilang. Tanpa disadari apa yang difikirkan, difahami, diamalkan malah diperjuangkan oleh umat Islam adalah menurut jentikan jemari Yahudi dan Nasrani.

Pemikiran yang berasaskan tauhid (tauhidic mindset) sangat penting untuk memberi nilai kepada apa yang terjadi di dalam dan di luar diri. Dan dengan nilai itulah terbentuknya sikap serta kelakuan. Apa yang kita ‘lihat’ menentukan apa yang kita ‘dapat’. Melihat dengan tepat dan benar adalah prasyarat untuk mendapat kejayaan dunia dan akhirat.

Malangnya, mayoritas umat Islam kini gagal melihat sesuatu perkara atau peristiwa mengikut pandangan Islam. Kaca mata yang mereka pakai kebanyakannya dipinjam daripada Barat yang bebas daripada unsur akidah, syariah dan akhlak Islamiah. Al hasil, banyak yang tidak merasa bangga dan yakin lagi dengan Islam. Ketidakyakinan ini jarang disuarakan secara lisan tetapi dapat dibuktikan dalam tindakan dan perbuatan. Sudah banyak yang meminggirkan cara hidup Islam dalam diri, keluarga, masyarakat dan negara. Islam hanya dilihat pada nama, adat atau amalan-amalan yang bersifat ritual atau komersial saja!

Saya pernah mendengar satu analogi tentang sikap umat Islam kini. Mereka umpama orang yang sedang duduk di depan pintu, masuk ke dalam sepenuhnya tidak, keluar sepenuhnya pun tidak. Maksudnya, mereka tidak masuk sepenuhnya dan seluruhnya dalam Islam. Mereka juga tidak keluar secara total dalam Islam. Masih mengaku beragama Islam, tetapi tidak komit untuk mengamalkan Islam secara keseluruhan. Apa akibatnya? Mereka menjadi penghalang di didepan pintu! Menghalang orang dari luar (bukan Islam) untuk masuk ke dalam Islam.

Para ulama telah berusaha gigih untuk membetulkan salah faham dan salah amal di kalangan umat Islam ini. Mereka telah berusaha gigih untuk menunjukkan betapa ruginya dunia apabila umat Islam lemah. Akibat kelemahan umat Islam itu, dunia seluruhnya telah kehilangan naungan, pembelaan, keamanan dan keadilan. penguasa-kekuasaan besar dunia masa kini lebih bersifat zalim, menindas dan menindas negara-negara kecil berbeda dengan pemerintahan Islam pada zaman Rasulullah s.a.w, para sahabat dan Salafussoleh.

Oleh karena itu kita perlu berusaha memahamkan Islam kembali kepada umat Islam. Aneh bunyinya bukan? Tetapi itulah yang dibuat oleh para ulama seperti Maulana Abu Ala Maududi yang telah menulis buku Understanding Islam, Dr. Yusuf Qardhawi yang menulis buku Fiqh Aulawiyat (sekedar menmberi beberapa contoh). Misi buku-buku tulisan mereka sangat jelas dan jitu – membetulkan kembali salah faham terhadap Islam dan membangunkan roh amal Islam yang sebenarnya.

Mengapa orang lebih sibuk berdakwah kepada orang Islam dibanding dengan yang bukan Islam? Ini pertanyaan yang kerapkali ditanyakan orang kepada saya dan tentu juga kepada pembaca sendiri. Jawabnya, sebab banyak orang Islam sendiri tidak faham dan amalkan Islam dalam arti kata sebenarnya. Hakikatnya, Islam adalah agama yang paling banyak disalahtafsirkan, bukan saja oleh orang bukan Islam tetapi oleh orang Islam sendiri. Akibat salah faham itu, umat Islam mengamalkan Islam separuh-separuh, hendak tak hendak, dan akhirnya Islam tidak tampak indah walaupun sebenarnya Islam adalah agama yang paling indah, praktik dan diredai Allah.

Keindahan Islam pada saat ini cuma dapat dilihat dan dirasakan secara ilmiah, bukan amaliah. Namun, itu pun sudah cukup menyebabkan banyak ilmuwan Barat memeluk Islam. Hasil kajian, penelitian dan perbincangan mereka, akhirnya mereka diberi hidayah untuk memeluk Islam. Inilah yang ditulis oleh Dr. Yusuf Qardhawi mengenai seorang sarjana Barat yang telah memeluk Islam, lantas berkata, “subhanallah yang telah mengenalkan aku kepada Islam sebelum aku mengenal orang Islam.” Maksudnya, jika dia mengenal umat Islam… kemungkinan dia tidak tergerak memeluk Islam kerana buruknya akhlak dan lemahnya pencapaian umat Islam dewasa ini.

Lama sebelum itu Syed Qutb pernah menukilkan, “ aku pergi ke Barat, aku lihat Islam tanpa Muslim. Tetapi bila aku pergi ke Timur, aku lihat Muslim tanpa Islam.” Mengapa? Dilihatnya semua amalan-amalan Islam seperti menjaga kebersihan, mengurus waktu, menepati janji dan lain-lain telah diamalkan oleh orang-orang Barat. Sayangnya, amalan-amalan itu tidak berlaku di kalangan orang Islam sendiri di Timur. Sikap kotor, tidak menepati janji dan membuang wktu masih berakar umbi dalam masyarakat Islam sendiri.

Walaupun pahit kita terpaksa mengakui betapa Islam kini digelapkan oleh umat Islam sendiri. Islam kini seolah-olah sudah sinonim dengan kemunduran, keganasan, perpecahan dan kemiskinan. Hingga dengan itu muncul istilah ‘Islamophobia’ – takut kepada Islam. Ini istilah yang dipopularkan oleh musuh. Namun, kita tidak boleh terus menyalahkan musuh, kerana apa yang ditorehkan itu ada kalanya ada kebenarannya. Lihat saja di negara kita, siapa yang lebih banyak terjebak dalam penyalahgunaan narkoba, kemiskinan, politik kotor, suap dan sebagainya?

Justru, kita harus belajar dari apa kata musuh Islam. Imam Ghazali menegaskan kita boleh mengenal aib diri mendengarkan kata-kata musuh. Belajar untuk mengakui, menilai dan bermuhasabah dan akhirnya membuat perubahan. Tidak cukup dengan slogan Islam adalah penyelamat jika umat Islam sendiri tidak selamat. Kaedah menghilangkan fitnah terhadap Islam adalah dengan cara kembali mengamalkan Islam secara ikhlas dan menyeluruh. Jangan ada atau dijadikan agenda untuk ‘mengkomersialkan’ atau ‘mempolitikkan’ Islam. Kita hanya mengotori wajah kita dan wajah Islam jika terus berbuat demikian.

Ironinya, pada masa kini semakin banyak orang-orang bijak dan jujur di luar Islam telah memeluk Islam sementara banyak pula orang yang bodoh dan berpura-pura di dalam Islam ingin keluar Islam (murtad). Ya, dengan kebijaksanaan dan kejujuran saja Islam akan tampak indah, sebalik keindahan itu akan terhijab oleh kejahilan, kedegilan dan sikap kepura-puraan.

Hakikatnya, Islam sudah tampak indah secara ilmiah, tetapi ia akan jauh lebih indah jika dipaparkan dalam bentuk amaliah. Sesungguhnya, ‘Quran hidup’ yakni Rasulullah s.a.w itulah yang telah sukses memaparkan keindahan ajaran Islam yang ditulis atau dibaca melalui Al Quran. Hakikatnya, ‘the unic generation of Al Quran’ (generasi para sahabat rasulullah s.a.w) itulah yang telah berjaya menyebarkan Islam ke seluruh dunia. Mata lebih dipercayai daripada telinga.

Sikap lebih berpengaruh daripada sekedar kata – walk your talk. Langkah inilah yang seharusnya diamalkan oleh umat Islam kini. Kita perlu memahami Islam secara tepat dan melaksanakannya secara berkesan agar Islam kembali menawan hati umat manusia masa kini. Insya-Allah, dakwah secara ‘lisannul hal’ (perbuatan) lebih berkesan daripada dakwah secara ‘lisanul maqal’ (kata-kata).

Saya berdoa agar ‘bunyi’ daripada beduk yang kecil ini mampu membangunkan diri sendiri dan orang lain untuk mengorek langkah perjuangan selaras dengan prinsip – perbaiki diri mu dan serulah orang lain!